Oxford university executive education mengemukakan kalau
era Vuca saat ini pelan-pelan bergeser ke era Tuna. (Turbulance-Uncertain-Novel-Ambiguous)
TUNA ini hadir dari gagasan bahwa dunia saat ini tidak pasti, terus merespon terkait apa hal berikutnya yang dapat dilakukan karena terlalu banyak variabel yang dapat berubah setiap saat, tidak dapat diprediksi, hingga perlu benar‑benar belajar menangkap akar masalah dan mencari jalan keluarnya. Lebih lanjut bukan hanya mencari jalan keluar tapi juga berlatih bagaimana agar tetap gesit & menghadapi masalah berikutnya esok hari. Karena saat ini tidak ada hal yang “one‑size‑fits‑all” untuk semua masalah strategis, penting juga untuk kita memahami industri & memprediksinya.
Dan apa perbedaan antara era vuca dan tuna
Apa itu VUCA? VUCA adalah singkatan dari volatility, uncertainity, complexity, dan ambiguity. Jadi, arti VUCA merupakan situasi atau kondisi lingkungan bisnis yang tengah mengalami gejolak atau volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, serta ambiguitas.
Era VUCA adalah masa yang cukup digandrungi di dunia
teknologi. Karena ketika Anda menciptakan pasar dalam dunia marketing
komunikasi, misalnya saja yang berafiliasi di PR (public relations), hingga
digital marketing, VUCA adalah salah satu indikator yang digunakan untuk
memprediksi bagaimana kebiasaan atau behaviour ini terjadi.
Volatilitas
adalah perubahan yang sangat cepat, bergejolak, tidak stabil, dan tidak
terduga. Anda tidak dapat memprediksi hal yang akan terjadi. Contohnya saja
fenomena black swan atau pandemi di tahun 2020. Pada akhirnya mendorong
industri untuk berafiliasi dengan digital marketing dan dunia digital secara
keseluruhan.
Key words : https://stiami.ac.id/
https://marsudi.id/

Komentar
Posting Komentar