Apa itu Revenue
Modeling?
Revenue modeling atau model pendapatan adalah proses
mendefinisikan bagaimana rencana bisnis untuk menghasilkan uang. Revenue
modeling perusahaan mengidentifikasi produk atau layanan, mengapa itu berharga,
bagaimana dapat menghasilkan pendapatan dan siapa yang dilayaninya.
Revenue modeling sering kali melibatkan penggabungan
beberapa aliran pendapatan ke dalam pandangan sentral keuangan perusahaan. Ini
menentukan strategi umum untuk menghasilkan uang dan membuat proyeksi
pendapatan masa depan untuk menentukan kelangsungan keuangan jangka pendek dan
jangka panjang perusahaan.
Apa Itu Model Bisnis?
Model
bisnis adalah gambaran mengenai bagaimana usaha atau bisnis yang akan Anda
lakukan. Lingkup product design hingga strategi marketing tiap business
model berbeda satu sama lainnya.
Seringkali pemahaman tentang apa itu model bisnis tumpang tindih dengan
pengertian business plan. Keduanya adalah hal yang berbeda. Business
model adalah dasar atau gambaran bentuk usaha. Sedangkan business plan adalah
perencanaan operasional usaha kedepannya seperti apa.
Model bisnis adalah rencana yang menggambarkan bagaimana
perusahaan menghasilkan sesuatu yang berharga untuk dikirimkan kepada pelanggan,
sedangkan model pendapatan berfokus pada bagaimana bisnis akan memperoleh
keuntungan.
Model pendapatan umumnya merupakan bagian dari model
bisnis yang lebih besar dan menghubungkan tujuan bisnis dengan perolehan laba.
Model bisnis menjelaskan strategi perusahaan secara keseluruhan yang dapat Anda
pertimbangkan saat membuat model pendapatan dan memutuskan ke mana harus
mengejar pendapatan.
Contoh bentuk model bisnis dan model pendapatan pada sebuah bisnis
1. Franchise
Model bisnis ini biasanya dikenal
dengan sebutan waralaba. Franchise kebanyakan
digunakan oleh bisnis restoran, tetapi tidak jarang juga digunakan oleh
industri jasa.
Konsep dari model ini adalah ketika ada seseorang ingin memulai bisnis, tidak perlu membuat bisnis sendiri dari awal. Cukup menggunakan model yang sudah ada dari brand tertentu, kemudian membayar uang kompensasi kerja sama. Salah satu restoran terkenal yang menggunakan model ini adalah McDonalds.
2. Marketplace
Marketplace adalah business model yang mempertemukan antara penjual dan pembeli secara online dan biasanya menggunakan situs web ataupun aplikasi. Model bisnis ini bisa mendapatkan keuntungan dari berbagai sumber pemasukan, termasuk dari transaksi yang dilakukan. Saat ini ada beberapa marketplace yang terkenal seperti Shopee, Tokopedia dan lain-lain.
3. Dropship
Sebagai dropshipper, kamu
menjual barang kepada konsumen melalui toko online-mu, tetapi
produk tersebut datang dari pihak lain. Dropship dinilai
keuntungannya relatif kecil, karena pendapatannya dihitung selisih modal untuk
membeli produk dan harga yang diberikan kepada konsumen.
4. Subscription
Business model ini menerapkan bisnis di mana pelanggan akan dikenakan biaya berlangganan untuk mendapatkan akses dari layanan tersebut. Waktu langganannya pun bermacam-macam, ada yang satu tahun, satu bulan, tiga bulan, dan lain-lain. Contohnya adalah Netflix, Spotify, YouTube, dan lain-lain.
5. Manufaktur
Dalam model bisnis ini, biasanya perusahaan atau pabrik akan membuat sebuah dan menjualnya untuk mendapatkan profit atau keuntungan. Saat melakukan penjualan, manufaktur akan langsung menjualnya kepada konsumen atau bahkan kepada pihak ketiga.
1. Advertising
Revenue model advertising adalah
dengan menampilkan iklan.
Marketer yang ingin
memasang iklan tentunya harus membayar untuk menaruh iklan di produk yang kita
miliki.
2. Manufaktur
Revenue model ini
dipilih ketika kita memproduksi barang dan menjualnya untuk mendapatkan
keuntungan.
3. Markup
Dalam markup revenue model,
kita mendapat keuntungan dari menjual produk yang sudah dibeli dengan harga
yang lebih tinggi.
4. Freemium
Freemium menawarkan
produk standar secara gratis.
Akan tetapi, jika pengguna ingin
mendapatkan fasilitas yang lebih lengkap, mereka harus membayar.
5. Donasi
Keuntungan juga bisa didapatkan
dari donasi sukarela para pengguna produk.
Biasanya, revenue
model ini digunakan oleh organisasi nirlaba atau nonprofit.
Selain kelima contoh tersebut,
tentunya masih banyak jenis revenue model lainnya yang bisa
digunakan.
Kata kunci : Administrasi Bisnis
https://stiami.ac.id/
Komentar
Posting Komentar