OKR pada bisnis Starbucks

 

Halo selamat datang kembali, pada blog kali ini saya akan membahas tentang OKR pada bisnis Starbucks. Untuk itu simak ulasan dibawah ini yuk!

Apa itu OKR?
OKR adalah salah satu cara yang diciptakan untuk tim dan individu yang di dalamnya terdapat target yang menantang dan sangat ambisius, namun diterapkan dengan cara yang cukup realistis. Selain itu, OKR juga bisa melihat progres performa setiap karyawan dengan cukup fleksibel. Tujuannya adalah karena OKR mampu membantu perusahaan dalam membuat suatu tujuan yang cukup ambisius, namun pelaksanaanya cukup terukur dan realistis. Terdapat dua unsur yang terdapat dalam OKR yaitu objective, dan key result. Objective adalah target utama dari suatu keahlian atau fokus yang ingin dicapai oleh perusahan,tim atau individu didalamnya. Objective juga bisa diartikan sebagai suatu hal yang sifatnya ambisius dan cenderung lebih kualitatif. Untuk itu, diperlukan berbagai tindakan yang cukup terukur dan kuantitatif dalam mencapainya. Sehingga, itulah yang kemudian nanti disebut sebagai key result.

 key result adalah sesuatu yang sifatnya mampu diukur dan juga memiliki rentan waktu tertentu. Dalam proses pelaksanaanya, OKR dipilih karena mampu menilai performa pimpinan, karyawan.

Apa keuntungan menerapkan OKR?
 1. Menyatukan Perusahaan
Karena OKR sifatnya menurun dan memiliki keterkaitan yang erat antar tiap divisinya, maka hal tersebut akan mampu menyatukan perusahaan secara efektif. Komunikasi yang terjalin pada setiap karyawan pun akan terjalin dengan baik, sehingga mampu meminimalisir adanya ego antar tiap divisi.

2. Karyawan Dapat Bekerja Lebih Jelas dan Fokus
OKR juga mampu memberikan keuntungan bagi produktivitas karyawan, karena para karyawan akan mengetahui apa yang harus mereka kerjakan secara lebih jelas.

3. Transparan
OKR dibuat agar seluruh pihak yang ada di dalam perusahaan bisa lebih mudah mengerti dan memprioritaskan transparansi yang ada. Terdapat suatu guideline khusus dalam mengerjakan tugas saat menerapkan OKR, sehingga akan memudahkan setiap tum untuk memantau performa nya masing-masing dengan target yang sebelumnya memang sudah dibuat.

Nantinya, evaluasi tersebut akan dilakukan secara rutin dan yang akan memberikan penilaian adalah para karyawan itu sendiri.

4. Mempercepat Hasil
Dengan adanya transparansi dalam OKR, maka akan lebih memudahkan setiap karyawan untuk memantau performanya masing-masing. Perusahaan pun akan lebih cepat untuk mendapatkan segala hasil yang diinginkan karena karyawan yang dimiliki perusahaan bisa lebih fokus lagi dalam meningkatkan performanya.

Apa beda OKR dan KPI (Key performance index)
KPI berfungsi untuk bahan evaluasi peforma individu maupun tim tersebut. Bukan hanya dilakukan untuk mengukur peforma, tetapi KPI juga dipergunakan untuk mengukur seperti apa tingkat keberhasilan perusahaan untuk memenuhi tujuan mereka.

Sedangkan untuk OKR atau Objective and Key Result, mempunyai pengertian yang cukup berbeda dengan KPI. OKR merupakan sebuah patokan untuk menilai kinerja yang berdasarkan pada objective tujuan usaha dan proyek tertentu. Nantinya akan menunjukkan seperti apa kemajuan objective yang telah tercapai. OKR memiliki tujuan yang spesifik serta disertai dengan langkah terukur sehingga tujuan bisa tercapai. OKR ini juga bisa digunakan untuk menilai tim, perusahaan, maupun individu. 

 Bagaimana cara membuat OKR?
1. Menetapkan objective
Langkah pertama dalam cara membuat OKR adalah menentukan tujuan yang ingin dicapai terlebih dahulu. Tujuan yang ditetapkan harus mendeskripsikan hasil akhir, bukan aktivitas atau hal yang dilakukan. Selain itu, dalam tujuan juga harus jelas batas waktunya.
Tak kalah penting, aspek ini pun harus bisa diukur pencapaiannya. Disarankan untuk menetapkan tiga hingga empat tujuan saja dalam satu kuartal atau satu tahun. Dengan begitu, tim juga bisa bekerja dengan lebih fokus.
2. Menentukan key result
Key result harus menjawab pertanyaan bagaimana tujuan tersebut bisa dicapai. Seperti tujuan, key result juga harus bisa diukur dengan angka agar perkembangannya bisa dipantau. Untuk menetapkan key result, kamu bisa menggunakan metode SMART, yaitu specific, measurable, actionable, relevant, dan time bound.
 
3. Membentuk initiative
Dalam membuat OKR, initiative adalah cara atau hal yang perlu dilakukan untuk mencapai key result dan memenuhi tujuan yang sudah dibuat. Gunakanlah kata yang jelas dan spesifik, contohnya seperti meningkatkan, memperbaiki, dan lainnya. Alangkah baiknya juga apabila initiative yang ditetapkan bersifat independen. Jadi, tanpa bergantung pada hal atau orang lain, initiative tersebut tetap bisa dilakukan dan diselesaikan. Dengan begitu, setiap anggota tim memiliki tanggung jawab penuh akan penyelesaian initiative tersebut sehingga OKR bisa tercapai.
 
1. Bagaimana contoh OKR? Diterapkan untuk starbucks OKR level company, departemen, individu pegawai.
Fokus pada indikator utama utama yang meningkatkan pengalaman pelanggan mungkin menghasilkan hasil yang berbeda. Starbucks Starbucks menduduki peringkat pertama dalam loyalitas pelanggan dalam kategori kopi dan donat selama lima tahun sebelum 2007. Pada 2007, Dunkin' Donuts mengambil peringkat itu.12 Dalam memo internal Februari 2007, Ketua Starbucks

Starbucks Corporation. Mencapai kesuksesan selalu menjadi tugas yang menantang bagi perusahaan yang termasuk dalam lingkungan yang sangat kompetitif. Kinerja setiap perusahaan mencerminkan perjuangan historisnya dalam memerangi pengaruh negatif para pesaing, yang menghasilkan perumusan strategi bisnis yang efektif.

Indikator kinerja utama lebih dari sekadar cara bagi pemilik waralaba kedai kopi untuk mengukur apakah mereka memenuhi tolok ukur tertentu. KPI berfungsi sebagai cara untuk mengembangkan sistem dan orang-orang yang memungkinkan pewaralaba mencapai tujuan bisnis unik mereka dan membuat mereka tetap beroperasi dengan cara yang mendukung ekonomi tingkat unit yang kuat.

bertanggung jawab atas indikator kinerja utama. Secara umum dapat dikatakan bahwa organisasi tidak menyadari bahwa hasil kinerja TI mereka dapat digunakan untuk meningkatkan manajemen kinerja TI dan/atau mereka tidak tahu bagaimana melakukannya, karena belum dilakukan dan tidak ada pedoman yang tersedia.

Keywords : 
Institut STIAMI - https://stiami.ac.id
Kewirausahaan - https://marsudi.id

Komentar